Menerapkan sustainable fashion untuk mengurangi limbah pakaian dan menjaga kelestarian lingkungan
Sampah tekstil atau pakaian adalah penghasil emisi terbesar dunia saat ini, lebih dari 50% pakaian fast fashion dibuang satu tahun setelah diproduksi (Ellen MacArthur Foundation via kompas.com), dan per tahun 2020 85% sampah tekstil yang berakhir mengambang di laut (marketeers.com). Ironisnya, hal ini memperparah ancaman pemanasan global yang saat ini sudah mencapai suhu terpanas bumi dalam sejarah manusia.
Karena itu, Youth in Sustainability Jakarta mengajak kamu untuk lebih bertanggung jawab dalam memilih pakaian dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan.
Yuk, ikuti aksi kami! Setiap Challenge yang selesai, akan dikonversi menjadi donasi yang akan disalurkan kepada anak-anak di KAPH Lebak Bulus berupa santunan dan bingkisan.
0 passed ยท 1 applicantsUpdated: May 20, 2026
๐ These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.
In Progress
Fashion for their happiness: clothes donation
31/100
72
Started
31
Verified
