BanggaDariTimur cover

Stop rasisme Indonesia Timur karena, keberadaan multietnis bukan penghalang kita untuk menjadi satu

Salah satu pemicu dan penyebab terjadinya konflik kebangsaan adalah rasisme. Papua dan Papua Barat menjadi sorotan berbagai topik pemberitaan penting seputar rasisme. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mencatat, sejak 2018 ada 33 kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap mahasiswa Papua di berbagai daerah di Indonesia. 9 dari 10 mahasiswa rantau dari Indonesia Timur mengaku pernah mengalami diskriminasi sosial dan tindakan rasisme. Rasisme dapat disebabkan karena kurangnya publikasi media yang menampilkan hal positif dari Indonesia Timur, seperti karya, prestasi, dan lainnya. Maka ayo teman - teman muda ikuti Challenge #BanggaDariTimur untuk menunjukkan diri kalian, karya, dan semangat kalian. Ayo kita bersama - sama menyuarakan bahwa keberadaan multi etnis bukanlah penghalang bagi kita untuk menjadi bangsa yang satu dan kuat. Selain itu, dengan menyelesaikan Challenge #BanggaDariTimur, artinya kamu sudah membuka donasi sebesar Rp10.000 untuk membantu memajukan SDM Papua dalam pendidikan.
0 passed ยท 1 applicantsUpdated: May 21, 2026

๐Ÿ“ These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.

In Progress

Stop Rasisme untuk Indonesia Timur #BanggaDariTimur

34/100

93

Started

34

Verified