Mendukung perempuan untuk menjadi apapun yang ia inginkan tanpa dibatasi oleh norma gender
Budaya patriarki yang masih mengekang dalam kehidupan masyarakat Indonesia mendorong adanya norma-norma yang diskriminatif terhadap perempuan. Beberapa norma yang sangat membatasi kebebasan perempuan, di antaranya norma bahwa perempuan bertanggung jawab atas tugas domestik. Saat perempuan mengembangkan dirinya dengan berkarir di dunia kerja, perempuan juga terhalang dengan norma yang membatasi pilihannya dalam berkarir. Kehadiran norma norma yang diskriminatif ini selanjutnya juga mendorong permasalahan lain, misalnya terkait kekerasan terhadap perempuan, perkawinan anak, rendahnya representasi perempuan dalam posisi kepemimpinan.
Melihat hal ini, Yayasan Plan International Indonesia (YPII) melalui Girls Leadership Academy (GLA) yang bekerja sama dengan Raise The Bar Project dan FWD Insurance Indonesia merancang GLA Batch 2 yang bertema “Girls Unlimited: Breaking Gender Norms”. Sebagai bentuk aksi nyata dalam mewujudkan pesan yang ingin disampaikan dalam GLA Batch 2, para peserta berkolaborasi bersama untuk berkampanye melalui Campaign.com dalam menyuarakan tema yang sama “Girls Unlimited: Breaking Gender Norms”.
Tentunya dalam menyebarkan pesan ini, dibutuhkan peran dari semua pihak, khususnya kaum muda usia 15-24 tahun untuk turut terlibat aktif sebagai supporter yang menyebarluaskan pesan bahwa perempuan memiliki potensi yang tidak dapat dibatasi oleh apapun, termasuk oleh norma gender.
1 passed · 1 applicantsUpdated: May 21, 2026
📝 These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.
Passed
Girls Unlimited: Breaking Gender Norms
119/100
278
Started
119
Verified
