Mengajak warga Jakarta untuk peduli sampah dengan mengurangi kantong plastik belanja.
Setiap hari, semakin banyak masyarakat yang tidak membawa kantong belanja sendiri dari rumah untuk berbelanja di supermarket dan minimarket.
Dan hampir setiap hari, penggunaan kantong plastik di Indonesia semakin banyak dan mengurangi jumlah produksi kantong belanja atau yang biasa kita sebut tote bag.
Tote bag sendiri sudah digunakan di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia. Namun, saat ini, penggunaan tote bag di kalangan masyarakatbelum begitu banyak seperti di Amerika, Belanda, Jerman dan Australia. Penggunaan tas belanja yang ramah lingkungan ini belum direalisasikan oleh pemerintah sehingga masyarakat masih menggunakan kantong plastik. Tidak hanya itu, perubahan iklim dan lingkungan pun menjadi tercemar karena adanya sampah kantong plastik ini dan membuat seluruh tanaman serta tanah menjadi kering dan tidak dapat menyerap air untuk menghasilkan oksigen untuk dihirup oleh manusia.
Kegiatan berbelanja dengan menggunakan kantong plastik ini semakin bertambah, dan nyatanya pemerintah akan segera menghapus biaya kantong plastik di Jakarta. Namun begitu, di beberapa daerah di Indonesia sudah menghindari penggunaan kantong plastik karena penyebab dan perubahan di lingkungan mereka semakin nyata, sehingga mereka mampu membuat kantong belanja sendiri yang mereka ambil dari sampah sisa limbah rumah tangga. Peningkatan menggunakan tote bag ini nyatanya berhasil untuk menyadarkan manusia agar peduli terhadap lingkungan dan mulai merubahnya sedikit demi sedikit.
Dalam kampanye ini, kami bermaksud ingin mengubah kantong plastik yang selalu Anda bawa setiap belanja dengan tas belanja yang dibawa sendiri dan mudah dalam penyimpanan. Mengajak masyarakat agar peduli lingkungan, dan selalu sadar akan perubahan global yang sedikit demi sedikit mulai bertambah. Tas belanja ini tidak akan merusak lingkungan sekitar, dan juga penempatan yang strategis dirumah mampu mengingatkan kita untuk selalu membawa tas belanja sendiri setiap belanja.
