Mengedukasi siswa SD-SMA agar bisa mencegah, memilah, dan mengolah sampah secara mandiri.
Sering dengar kan kalau TPA Bantar Gebang sudah full? Sudah tidak ada waktu untuk tidak memulai menekan banyak sampah yang masuk ke TPA. Sampah di rumah dan sekolah seharusnya dicegah, dipilah, dan diolah dengan cara sederhana secara mandiri. Namun survey Green from Home 2021 menyebutkan masih banyak yang bingung bagaimana cara menekan banyaknya sampah yang biasanya dihasilkan sehari-hari.
Menurut BPS Jakarta, lebih dari 50% sampah yang menggunung itu asalnya dari rumah-rumah. Juara pertama diduduki oleh sampah organik sisa makanan, minyak jelantah, dan yang terbuang 49%, lalu kemasan plastik yang kita gunakan ada 20%. Peringkat 3 banyak adalah sampah yang juga banyak dihasilkan di rumah juga sekolah, yaitu kertas sebanyak 17%. Kita harus kurangi sampah di rumah nih dari rumah kita masing-masing. Semai Creative Club akan melakukan edukasi Cegah, Pilah, dan Olah Sampah Sendiri untuk siswa untuk 6 SD-SMA di Jakarta, Bekasi, dan Depok secara langsung. Generasi muda ini perlu diedukasi karena mereka akan mewariskan bumi dimasa yang akan datang. Sudah seharusnya dibekali cara menjaga bumi dengan benar.
Yuk lakukan aksi cegah, pilah, olah sampahmu sendiri! Ayo berikan inspirasi kepada generasi muda agar mampu mengelola sampahnya secara mandiri!
1 passed · 1 applicantsUpdated: May 25, 2026
📝 These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.
Passed
Cegah, Pilah, dan Olah Sampah Sendiri
177/100
313
Started
177
Verified
