Mengajak untuk lebih peduli terhadap isu anak putus sekolah di Indonesia
Pendidikan telah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Setiap orang berlomba-lomba untuk mengenyam pendidikan yang setinggi-tingginya. Namun, di sebagian sisi yang lain, terdapat banyak sekali masyarakat yang tidak memperoleh pendidikan secara layak. Banyak anak-anak yang memutuskan untuk berhenti sekolah karena beberapa faktor, seperti faktor ekonomi, keluarga, dan sosial. Angka putus sekolah tertinggi terdapat di daerah Jawa Barat dengan rata-rata sebanyak 117 siswa putus sekolah per-harinya. Sumber data tersebut diambil dari data Kemendikbud pada rata-rata tahun ajaran 2016/2017- 2018/2019. Jika masalah ini tidak menjadi perhatian yang serius, maka akan menjadi masalah yang besar bagi Indonesia di masa depan. Atas dasar ini, Komunitas Rumah Visioner berdiri sebagai solusi nyata dengan memberikan fasilitas, pembiayaan, dan pembinaan kepada anak-anak yang putus sekolah untuk kembali ke sekolah formal. Melalui kampanye #IndonesiaTanpaPutusSekolah, kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih peduli terhadap isu-isu anak putus sekolah dan terlibat bersama kami untuk Mewujudkan Indonesia Tanpa Putus Sekolah
3 passed ยท 3 applicantsUpdated: May 20, 2026
๐ These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.
Passed
Wujudkan Indonesia Tanpa Putus Sekolah 2045
627/100
1,163
Started
627
Verified
Passed
Menuju Negeri Tanpa Putus Sekolah
498/100
840
Started
498
Verified
Passed
Indonesia Tanpa Putus Sekolah
124/100
276
Started
124
Verified
