Meningkatkan kapasitas jutaan keluarga pemulung yang berperan penting dalam menangani Krisis Sampah
Ada yang pernah berbincang dengan pemulung? Coba tanya mereka bisa mengangkut berapa kilo sampah dalam sehari.
Keberadaan pemulung seringkali diluar radar kita, mungkin karena penampilannya, atau aktivitasnya yang berkutat dengan sampah. Sejak 2015, kami dari Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) lewat program bantuan sembako secara berkala sudah berinteraksi dengan komunitas pemulung yang tinggal di Jati Padang - Jakarta Selatan.
Tapi baru pada 2018 lah ketika kami memulai program Semesta Kata, yaitu kelas literasi bagi remaja dan anak dari keluarga pemulung, kami kemudian melihat peran penting pemulung untuk kota dan masyarakat.
Di tahun 2018, Indonesia memproduksi 64 juta ton sampah per tahun. Kontribusi pemulung? sekitar 20 - 30% dari total sampah, yang mereka pilah dan angkut kembali ke dalam siklus daur ulang. Artinya, lebih dari 13 juta ton sampah per tahun, dan membantu negara mengurangi biaya penanganan sampah sekitar 2 triliun rupiah per tahun.
“Kita harus mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pemulung yang sudah membantu kerja pemerintah,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, 2018.
Semesta Kata percaya bahwa Pemulung berperan penting dalam menangani krisis sampah di Indonesia. Berawal dari program pengembangan komunitas pemulung melalui (1) literasi, (2) sanitasi dan (3) pemberdayaan perempuan, Semesta Kata tumbuh dan bertransformasi untuk menjadi sebuah Social Enterprise.
Kami bemitra dengan para pemulung untuk memberikan jasa penanganan sampah yang lebih baik, terukur, dan bertanggung jawab melalui teknologi (aplikasi) kepada rumah tangga Indonesia. Target konsumen kami adalah rumah tangga yang membutuhkan jasa penanganan sampah yang bisa diandalkan dan membantu mereka mengurangi dampak sampah mereka terhadap lingkungan.
Mereka peduli terhadap lingkungan tapi menemukan kesulitan untuk mengubah kebiasaan atau menjaga komitmen dalam penanganan sampah rumah tangga yang lebih baik.
Tim kami telah menemukan dua atau tiga aplikasi yang menawarkan jasa sejenis, tapi kelebihan kami adalah kami mengintegrasikan model sosial dengan model bisnis kami, yang memungkinkan konsumen rumah tangga dan pemulung saling memberdayakan untuk kualitas hidup yang lebih baik.
