MenebarSemangatToleransi cover

Memperbanyak paparan konten positif dan meningkatkan kesadaran anak muda Indonesia akan toleransi

Campaign ini berbentuk foto sehingga dapat memperbanyak narasi damai positif, Hal ini tercetus masih banyaknya perilaku intoleransi di Indonesia. Ada total 30 lebih kasus intoleransi yang terjadi di Indonesia sepanjang 2019 (Ardimanto, 2019). 12 kasus diantaranya yaitu pelarangan atas pelaksanaan ibadah oleh agama lain di Indonesia dan larangan untuk mendirikan tempat ibadah suatu agama tertentu. Bahkan disebutkan oleh tim CNN Indonesia (2019), 41% siswa di Indonesia mengalami bullying berupa ujaran kebencian, body shaming dan lain sebagainya dimana aksi ini merupakan bentuk dari intoleransi yang ada. Aksi intoleran tersebut dimulai karena ketiadaan empati terhadap agama lain atau karena ketidakpahaman mengenai agama lain. Ketidaktahuan atau ketidak pahaman ini juga seringkali memunculkan prasangka dan pengetahuan yang tidak didasari dengan kebenaran. Prasangka yang timbul dari perbedaan interaksi sosial di Indonesia juga masih tinggi (Femita, 2017). Jika kita bisa mengubah prasangka negatif terhadap perbedaan seseorang maka masyarakat Indonesia akan lebih berpikir terbuka dengan adanya perbedaan yang ada. Sehingga kasus intoleransi di Indonesia akan berkurang dan Indonesia dapat menjadi negara yang damai dari perpecahan Melalui campaign #MenebarSemangatToleransi GenToleran ingin mengajak kalian semua untuk ikut mengubah prasangka buruk dan menyadarkan anak muda Indonesia mengenai pentingnya toleransi. Note : Dengan mengikuti challenge yang ada dalam campaign page ini, maka kamu telah berdonasi sebesar Rp. 10.000 kepada Komunitas GenToleran dan membantu kami untuk mengembangkan dan menyebarkan konten #CeritaBaik dan #MenebarSemangatToleransi ke seluruh penjuru Indonesia!