Ayo beraksi bersama dan rasakan manfaat Eco-driving: Anda selamat, Dompet Hemat, Udara semakin sehat
Sektor tranportasi diduga memberikan dampak buruk pada kesehatan masyarakat. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Indonesia menunjukkan bahwa biaya kesehatan warga Jakarta akibat tercemarnya udara perkotaan berkisar antara 698 hingga 38.507 miliar rupiah. Beberapa jenis penyakit terkait pencemaran udara dari tranportasi ini antara lain pneumonia, bronchopheumonia, acute respiratory infections (ARI), coronary artery diseases, dan chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Buruknya kualitas udara perkoraan ini diakibatkan oleh buruknya kualitas bahan bakar yang digunakan oleh pengguna kendaraan. Fakta di atas menunjukkan bahwa sektor tranportasi memiliki peran penting pada pencemaran udara karena buruknya kualitas bahan bakar. Selain itu, buruknya infrastruktur jalan serta tingginya jumlah pembelian mobil pribadi juga menjadi faktor penting pada penurunan kualitas udara. Data Dinas Perhubungan DKI Jakarta tahun 2014 menunjukkan bahwa jumlah mobil yang beredar di Jakarta mencapai 3,2 juta unit. Sekitar 99% merupakan mobil pribadi. Data ini menunjukkan bahwa pemilik mobil pribadi memiliki peran besar yang layak dipertimbangkan untuk ikut serta memperbaiki kualitas udara perkotaan. Ahli transportasi menawarkan konsep keterlibatan publik untuk mengurangi dampak pencemaran udara dari sektor transportasi melalui ecodriving. Ecodriving secara sederhana adalah cara mengemudi yang mengedepankan keamanan mengemudi dan efisiensi bahan bakar. Pelatihan ecodriving di Jakarta sudah dilakukan sejak tahun 1998, namun pasca pelatihan tersebut, belum ada tindak lanjut penerapan ecodriving secara menyeluruh. Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga sudah memiliki event ecodriving rally tahunan. Event ini bertujuan untuk kampanye publik akan pentingnya upaya penghematan bahan bakar untuk mengurangi dampak pencemaran udara dari sektor tranportasi. Oleh karena itu, sejak tahun 2016, Clean Air Asia (CAA) dan Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) berinisiatif untuk menghidupkan kembali konsep ecodriving di Jakarta. Upaya menghidupkan kembali ecodriving ini dilakukan dengan mengajak berbagai stakeholder terkait isu transportasi dan kualitas udara. Untuk mengenalkan kembali konsep ecodriving ini, kami mengemasnya dalam bentuk kampanye publik dengan tagline #MyGreenRoadHero. Kampanye ini memiliki manfaat bagi pengendara dengan adanya penghematan konsumsi BBM dan perawatan kendaraan, serta mengurangi dampak pencemaran udara di perkotaan. Dengan tujuan utama agar dompet hemat dan udara sehat.
0 passed · 1 applicantsUpdated: May 20, 2026
📝 These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.
In Progress
Eco-driving #MyGreenRoadHero
8/100
174
Started
8
Verified
