Meningkatkan kepedulian literasi anak dengan memajukan taman baca Hayluz Sulawesi Tenggara
Pandemi Covid-19 menyebabkan pendidikan membaca anak di Indonesia ikut terdampak. Pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan, sehingga anak menjadi jarang belajar. Dengan itu, perkembangan membaca anak menurun karena kurang diperhatikan.
Sangat disayangkan untuk anak seusia mereka, seharusnya dalam urusan kemahiran membaca sudah terealisasikan pada kelas awal yaitu sekolah dasar. Ketidakmampuan membaca ini sangat berpengaruh pada proses belajarnya, bahkan ada pula anak yang enggan untuk melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya. Menurut data dari Cianjur, Jawa barat terdapat sejumlah murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Cianjur, Jawa Barat, lupa membaca, ada juga yang tidak bisa membaca akibat belajar jarak jauh selama masa Covid-19. Saat inspeksi mendadak, Herman mencoba salah satu siswi kelas 4 untuk membaca dan didapati siswi tersebut lupa cara mengeja huruf (Sumber: tvonenews.com, 2021). Hal tersebut dikarenakan terlalu lama belajar jarak jauh tanpa dibekali fasilitas orang tua karena kebanyakan tidak memiliki handphone, orang tua bekerja serabutan, dan ada juga orang tua yang tidak bekerja.
Oleh karena itu, kami mengajak kalian semua untuk melakukan kampanye kepedulian untuk mendorong anak-anak yang belum bisa membaca dan bisa mendapatkan bantuan kepedulian serta perhatian khusus dari orang-orang sekitar.
1 passed ยท 1 applicantsUpdated: May 23, 2026
๐ These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.
Passed
Kepedulian Kita, Mendukung Mereka Meningkatkan Literasinya
202/100
257
Started
202
Verified
