Belajar Mengenal Serangga sejak dini adalah langkah tepat untuk lebih mengenal Ciptaan Semesta.
Serangga masih dikenal sebagai salah satu hewan pengganggu dalam kehidupan, padahal perannya dalam lingkungan begitu berarti. Salah satunya kupu-kupu yang diketahui perannya sebagai bioindikator lingkungan dan juga capung sebagai bioindikator perairan.
Berdasarkan buku Megadiverisity Earths biologically wealthiest nations pada tahun 1997 oleh Mittermeier, Indonesia diketahui sebagai negara ketiga dengan biodiversitasnya.
Namun, kabar mirisnya masyarakat Indonesia baru sadar dengan keakayaan Indonesia setelah adanya pengakuan dari Negeri lain. Seolah-olah Indonesia lengah akan hal ini. Padahal berita ini hadir karena ketidakpedulian mayoritas masyarakat Indonesia terhadap kekayaan ini.
Serangga menduduki tingkat diversitas nomor SATU di Indonesia, ditempati oleh Ordo (bangsa) Coleoptera yaitu kumbang-kumbangan, dan tingkat kedua adalah Ordo Lepidoptera dari kupu-kupu dan ngengat.
Lalu langkah apa yang harus digerakkan dan didukung?
Yaitu apalagi kalau Mulai Sejak DIni dapat Mengenal Serangga dan Perannya dengan memanfaatkan Ruang Terbuka Hijau yang telah disediakan oleh pemerintah.