SeksualitaskuPilihanku cover

Love my self, Love my sexuality

Keberagaman latar belakang dan identitas seksual anggota dan relawan Kojigema Institute (KI) merupakan sumber pengetahuan yang biasanya tabu untuk disampaikan di ruang publik.  Inisiatif ini berawal dari pendokumentasikan refleksi seksualitas anggota dalam sebuah buku serta sebuah kegiatan writeshop mengenai pengalaman seksualitas anggota. Peserta diberi keleluasaan untuk menggunakan nama samaran, mengganti nama tempat, nama tokoh yang terlibat, dan memilih bagian hidup mana yang siap dan bersedia untuk dibagikan ke orang lain. Penulisan buku ini bertujuan untuk mengapresiasi keberagaman pengalaman seksual setiap anggota dan mengangkat proses pemaknaan seksualitas anak muda sebagai bagian dari pembelajaran bersama. Setiap penulis merenungi “AHA moment” atau titik balik yang mengubah diri mereka sehingga memiliki kesadaran kritis. Setelah mengendap cukup lama, akhirnya KI berhasil mencetak kumpulan tulisan writeshop menjadi sebuah buku berjudul “Seronok: Cinta dan Seksualitas yang Tak Terceritakan”. Buku ini dicetak terbatas sebanyak 100 eksemplar Bagaimana menuliskan pengalaman seksualitas? Tunggu dulu, mengapa pengalaman seksualitas perlu diceritakan? Bukankah itu pengalaman pribadi yang tidak perlu menjadi konsumsi publik? Bercerita merupakan bagian dari terapi bagi banyak orang, baik disadari maupun tidak disadari. Bercerita layaknya sebuah kebutuhan karena manusia ingin dipahami oleh orang lain dan juga ingin memahami orang lain. Melalui kampanye #SeksualitaskuPilihanku ini, diharapkan isu tentang seksualitas bukan sesuatu yang tabu untuk dibicarakan.