TeruntukBahagia cover

Mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas kebahagiaan individu melalui kegiatan sederhana.

Pada tahun 2021, World Happiness Report berfokus pada efek dari Covid-19 terhadap masyarakat dunia. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang semakin menguat antara pandemi Covid-19 dengan peningkatan gejala gangguan mental (Banks, Fancourt, & Xu, 2021), yaitu munculnya rasa cemas yang berhubungan dengan kesehatan, seperti cemas akan terkena virus dan menularkan kepada orang lain, cemas ketika ada kemungkinan masuk rumah sakit atau kematian, cemas akan kehilangan orang yang disayangi, dan cemas yang berhubungan dengan situasi finansial akibat pandemi. Selain itu, terdapat juga masalah mental yang muncul dalam setting keluarga ketika masa lockdown atau karantina dan akibat pembatasan aktivitas sosial. Peningkatan gejala gangguan mental ini juga selaras dengan penurunan tingkat kebahagiaan individu, khususnya di Indonesia. Menurunnya tingkat kebahagiaan ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu beradaptasi secara cepat, tingkat stress dan tekanan yang tinggi, kecemasan, kesepian, dan kejenuhan (Rayan, 2020). Menurut Spector (2020), terdapat beberapa kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kebahagiaan, yaitu berolahraga, meditasi, tidur berkualitas, bersosialisasi, merapikan ruang beraktivitas, kembali ke alam (walaupun hanya melalui foto), dan bersyukur. Teruntuk Project mengajak masyarakat untuk bersama meningkatkan kualitas kebahagiaan individu melalui kegiatan yang sederhana.
0 passed ยท 1 applicantsUpdated: May 20, 2026

๐Ÿ“ These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.

In Progress

Dari Aku untuk Aku #TeruntukBahagia

26/100

124

Started

26

Verified