Visibility of Young People with Disabilities to Access Their Rights
Kesadaran akan kesehatan reproduksi, khususnya bagi para pemuda difabel harus terus digalakkan. Kesehatan reproduksi dan hak untuk remaja difabel adalah bagian dari agenda dalam Konferensi Internasional tentang Kependudukan dan Pengembangan (ICPD). Hasilnya adalah adanya tuntutan untuk meningkatkan kesadaran untuk pemenuhan kesehatan reproduksi untuk semua orang tanpa kecuali.
Berdasarkan data yang diterbitkan oleh WHO, populasi difabel adalah dari 10 persen dari total populasi. Belum ada akses yang memadai untuk pemenuhan pendidikan kesehatan reproduksi, sehingga masih banyak upaya yang harus dilakukan. Memberikan informasi yang tepat akan membantu upaya untuk meminimalkan risiko mengenai kesehatan reproduksi.
Dikarenakan hal tersebut, maka diinisiasi adanya Visability Project (Visibility of Young People with Disabilities to Access Their Rights) berkolaborasi dengan Yayasan Bina Antarbudaya yang didukung penuh oleh AFS (American Field Service) dan YES (Youth Exchange and Study) Alumni Small Grants.
Visability Project merupakan sebuah project yang dirancang untuk para generasi muda difabel agar memperoleh hak-haknya.
Rangkaian project Visability Project terdiri dari empat kegiatan yaitu seminar, kampanye dalam bentuk flashmob bertajuk Dance4Visability, workshop Art4Visability, dan pameran “Visability Exhibition” ini yang menampilkan hasil kreasi para peserta workshop.
