Yuk Bermain Bersama Tanpa Perantara Layar Bercahaya
Manusia sangat butuh untuk bermain, bermain adalah salah satu cara yang efektif untuk belajar yang menyenangkan.
Bersosialisasi dengan orang disekitar juga sangat kita butuhkan, saling berinteraksi, saling mengenal satu dengan yang lain, bertatap muka langsung, memahami gestur lawan bicara, melihat respon mereka saat kita berbicara, dll.
Banyak dari kita yang sudah OVERDOSIS DIGITAL.
Setuju?
Sebagian besar anak-anak diperkotaan juga mengalami OverDosis Digital, sampai ada yang membuat orang tua mereka hawatir akan perkembangan sosial mereka kelak.
Masih ingat jaman kita bermain sama anak-anak tetangga di sore hari sambil menunggu magrib?
Berkeringat lari-larian mengejar dan dikejar.
Menjadi detektif mencari kawan yang bersembunyi.
Adu ketangkasan melompati tali karet yang kita rangkai sendiri dari karet gelang.
Tos-tosan untuk melihat gambaran mana yang menghadap keatas.
Bermain tanpa perantara Digital, yang mungkin sudah jarang dimainkan anak-anak generasi saat ini.
Digital jelas ada sisi baiknya, kita harus pandai-pandai mengatur dosis penggunaannya.
Ajak kawan-kawan, anak-anak yang ada disekitar untuk seru-seruan bareng bermain bersama seperti dahulu kala itu.
