akusudahsarapan cover

Biasakan Sarapan Sebelum Jam 9!

Sarapan merupakan kegiatan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang (mengandung 3 unsur yaitu sumber energi dari karbohidrat seperti nasi, roti, kentang dan lain-lain, sumber pembangun dari protein baik nabati serta hewani seperti telur, ikan, tahu, tempe dal lain-lain serta sumber pengatur yang berasal dari sayur dan buah) dan memenuhi 15-25 dari kebutuhan energi total dalam sehari yang dilakukan pada pagi hari (sebelum jam 09.00) untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam menjalankan aktifitas sampai menjelang siang.
Sarapan masih menjadi permasalahan krusial di Indonesia. Sekitar 16.9-59 anak dan remaja serta 31.2 orang dewasa melewatkan sarapan. Tentunya dengan berbagai alasan seperti tidak sempat, buru-buru, merasa belum lapar, atau tidak suka dengan makanan yang dihidangkan. Padahal, sudah tidak disangsikan lagi bahwa sarapan memberikan manfaat yang banyak, diantaranya menyediakan energi untuk memulai aktivitas sepanjang hari, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, menjaga berat badan.
Ketika seseorang melewatkan sarapan, maka akan memicu untuk makan lebih banyak disiang harinya. Hal tersebut senada dengan study meta analisis oleh Horikawa dkk tentang melewatkan sarapan dan kaitannya dengan prevalensi overweight dan obesitas di kawasan asia pasifik. Penelitian tersebut melibatkan 19 studi, studi meta analisis ini menyatakan hubungan yang positif antara melewatkan sarapan dengan overweight dan obesitas.