Mengajak manusia agar merasa bangga dengan pendidikanya
Gerakan Suka Baca adalah komunitas yang fokus terhadap dunia literasi dan pendidikan anak di Kota Depok. Kami terbentuk sejak Oktober 2016, dengan kegiatan rutin setiap hari Minggu sesuai dengan tagline kami "Minggu Cerdas". Setiap hari minggu pagi jam 10.00-13.00, kami rutin mengadakan belajar gratis bersama siswa Sekolah Master Depok mulai dari tingkat TK sampai SMP. Juga setiap hari Minggu sore jam 15.00-17.00, kami rutin menggelar lapak baca gratis di Taman Lembah Gurame Depok. Selain itu, per tiga bulan kami mengadakan Wisata Edukasi dengan mengajak adik-adik GSB berekreasi ke tempat edukatif. September 2019, kami akan melakukan Wisata Edukasi ke-8 dengan tujuan Museum Satria Mandala.
Oleh karena itu, #berantasputusekolah muncul sebagai inovasi kami. Berawal dari sebuah artikel bahwa data BPS dan Kemendikbud mengatakan angka putus sekolah mencapai 200 ribu, dengan faktor utama masalah ekonomi. Gerakan Suka Baca memiliki satu inovasi untuk membantu mengurangi angka putus sekolah, khususnya untuk anak Kota Depok.
Kami berencana melakukan pendataan jumlah anak di Kota Depok terutama kecamatan yang jauh dari pusat kota. Kami akan menyasar anak yang benar-benar putus sekolah tingkat SD,SMP, dan SMA.
Aksi kami adalah, mengajak para anak dan pendekatan ke orang tua bahwa anaknya bisa bersekolah di Sekolah Master Depok tanpa biaya apapun. Hal ini kami lakukan juga untuk sosialisasi keberadaan Sekolah Master Depok yang selama ini sudah banyak membantu keberlangsungan kegiatan Gerakan Suka Baca. Dengan begitu, kami mengharapkan setidaknya anak di Kota Depok dapat merasakan wajib pendidikan 9 tahun. Meskipun, Sekolah Master Depok adalah sekolah kesetaraan atau paket A,B, dan C.
Inilah tujuan campaign kami, mengajak manusia untuk menghargai pendidikan dan merasa bangga dengan apapun latar belakang pendidikannya. Sebab, pendidikan adalah hak segala bangsa dan semua pendidikan berkesempatan untuk hidup di dunia. Jadi, kami mengajak kalian untuk mengunggah foto dengan mengutarakan alasan "mengapa kamu bangga dengan pendidikanmu" di kolom caption dengan hashtag #berantasputusekolah
