Gifood hadir untuk membantu menyelesaikan masalah Food Waste dan kelaparan sesuai dengan SDG 2,12&11
Menurut hasil penelitian Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) tahun 2016, sepertiga (1/3) atau 1,3 miliar ton dari seluruh makanan yang diproduksi untuk konsumsi manusia terbuang atau hilang setiap tahunnya secara global. Indonesia tercatat sebagai negara kedua terbesar yang membuang sekitar 13 juta metrik ton makanan setiap tahunnya. Data lain menunjukkan bahwa sebanyak 63,56% dari total sampah yang dihasilkan masyarakat merupakan sampah organik dari sisa makanan (PD Kebersihan, 2002).
Data-data diatas dinilai cukup memprihatinkan, apalagi melihat masih ada 19,4 juta orang di Indonesia yang mengalami kelaparan (FAO 2016). Fakta lain yang cukup mengejutkan ialah, Indonesia memiliki Hunger Index sebesar 21,9 yang mana indeks ini masuk kedalam kategori “serius”. Oleh karena itu, berangkat dari permasalahan-permasalahan tersebut serta tujuan pembangunan global (SDG) nomor 2 (Zero Hunger), nomor 12 (Responsible Consumption and Production) dan nomor 11 (Sustainable Cities and Communities), Gifood hadir sebagai solusi.
Aplikasi Gifood akan menjadi penghubung antara orang-orang yang memiliki makanan berlebih dengan orang lain yang membutuhkannya.
Visi: Mengakhiri makanan yang terbuang sia-sia dan kelaparan di Indonesia
Misi:
1.Menghubungkan pihak yang memiliki makanan berlebih dengan pihak yang lebih membutuhkan
2. Melakukan edukasi kepada masyarakat untuk tidak membuang-buang makanan
3. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berbagi makanan dengan yang membutuhkan
