#ForChangeID

Dari Semarang ke Jerman, Nasida Ria Grup Kasidahan Manggung Bawakan Pesan Perdamaian!

profile

campaign

Update

22 Juni 2022

Hai, Changemakers! 


Kalian pasti udah nggak asing dong, dengan artis atau penyanyi pop tanah air yang go internasional, kaya Rich Brian atau NIKI. Tapi, kalian tahu nggak sih, kalau Nasida Ria, Grup Kasidahan asal Semarang juga udah go internasional kaya mereka, loh! 


Pada hari Sabtu, 18 Juni 2022, Grup Nasida Ria diundang menjadi salah satu lineup untuk mengisi Opening Week Music Program Documenta Fifteen di Kassel, Jerman. Adapun, Opening Week Music Program adalah acara pembuka dari festival seni Documenta, yang diadakan di Jerman selama 5 tahun sekali. Festival seni tersebut akan berlangsung selama 100 hari, di mana warga lokal maupun luar dapat menemukan berbagai karya seni yang tersebar di penjuru kota Kassel, Jerman. 


Grup Nasida Ria pun, meramaikan acara tersebut dengan bersenandung lagu andalan mereka, contohnya kaya: Kota Santri, Dunia Dalam Berita, Perdamaian, dan Bila Bom Nuklir Diledakkan.
image

image

Sumber: youtube.com 


Yang bikin makin keren adalah adanya terjemahan lirik lagu mereka dalam bahasa inggris yang terpampang di dua monitor samping panggung. Jadinya, warga luar juga bisa ikut enjoy kasidahan deh. Yuk, kita lihat keseruan Nasida Ria bersama warga lokal Jerman!
image

image

Sumber: https://www.instagram.com/p/CfBEcQIIEdV/


Wahh, nggak nyangka ternyata genre musik kasidahan juga dinikmati warga luar ya, Changemaker. Hmmm, terus kira-kira gimana ya, pendapat netizen Indo tentang emak-emak go internasional ini? Yuk, kita lihat!
image

image

Sumber: https://www.instagram.com/p/CfBH2R9rCzF/


Hadehhh, nggak ada habisnya deh, netizen Indo dengan segala komentar kocaknya. Tapi, sebenernya siapa sih, Nasida Ria? dan gimana perjalanan mereka sampai bisa manggung di Jerman? 


Jadi, Nasida Ria adalah grup kasidahan asal Semarang yang dibentuk oleh H. Muhammad Zain pada tahun 1975. Di sini, beliau mengumpulkan 9 muridnya untuk dijadikan grup nasyid (nyanyi), yang bertujuan untuk menyebarkan ajaran agama Islam melalui bermusik. Makanya, nggak heran kalau beberapa judul lagunya bernuansa agama Islam, seperti: Kota Santri, Jangan Tinggalkan Sholat, Sajadah Merah, dan masih banyak lagi. Akhirnya, album pertama mereka rilis di tahun 1978 dengan judul Alabaladil Mahbub.
image

Sumber: alif.id


Seiring waktu, grup Nasida Ria terus berkembang mengikuti perubahan zaman dengan pergantian anggota dan manajer baru. Kini, Nasida Ria terkenal sebagai grup kasidah kekinian yang juga merilis lagu-lagu bertemakan isu-isu sosial, contohnya kaya: Damailah Palestina, Bom Nuklir, dan masih banyak lagi. Eitts, meskipun ngikutin perkembangan zaman, Nasida Ria tetap mempertahankan identitas dan tujuannya sebagai grup nasyid. Hal ini bisa kita lihat pada irama lagu mereka yang tetap diadaptasi dari irama Arab Tradisional. 


Sepanjang perjalanan karirnya, karyanya  banyak dinikmati warga Indonesia hingga mancanegara. Faktanya, konser di Jerman minggu lalu, bukanlah pertama kali Nasida Ria manggung di luar negeri. Contohnya pada tahun 1988, Nasida Ria pernah tampil di Malaysia untuk memperingati tahun baru Islam. Selain itu, pada tahun 1994 mereka juga tampil di Berlin, Jerman untuk mengisi Die Garten des Islam, yaitu acara festival musik Islam internasional, dan di tahun 1996 pada Festival Heimatklange.


image

Sumber: kumparan.com


Keren banget ya, Changemaker. Semoga Nasida Ria bisa sukses terus dan makin terkenal di mancanegara! 


Btw, kita juga bisa loh ikut serta ngembangin produk lokal kayak Nasida Ria dengan ambil aksi di Challenge UMKM Level Up oleh @gpsidoarjo. Dengan menyelesaikan Challenge ini kamu akan membuka donasi sebesar Rp100 ribu dari Tokopedia. Nantinya, dana yang terkumpul akan digunakan untuk mengembangkan UMKM dalam bentuk modal usaha dan juga membantu mereka dalam mengatasi sejumlah permasalahan yang mereka hadapi. Yuk, ambil aksi dan selesaikan Challengenya untuk dunia yang lebih baik!

1 Komentar

Done
heart

13 Hearts

heart

1 Komentar