#ForABetterWorldID

Mereka Sang Perintis LSM di Indonesia

profile

campaign

Update

​Hai, Changemakers!

Meski hidup terasa sesak akibat beragam masalah yang viral akhir-akhir ini, tapi tetap ada yang terus bersuara agar terus ada perubahan baik dalam setiap peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

LSM menjadi pilar pengaman dan pengayom bagi kehidupan masyarakat, meski kerap kali perannya dilepeh begitu aja. Padahal, LSM punya peran penting di tengah waja kusam dunia. Aktivis senior LSM Indonesia–MM Billah–menjelaskan kalau di negara berkembang, LSM hadir untuk mengadvokasi persoalan kemiskinan ekstrem yang terjadi. Selain itu, LSM turut mengoreksi kebijakan yang memengaruhi kehidupan orang banyak.

Apa yang dikatakan oleh MM Billah benar-benar terjadi di Indonesia. Bisa dilihat pada ada masa Orde Baru, LSM hadir untuk mengkritisi kebijakan pemerintah. Sebut saja, LP3ES yang berdiri untuk mengawal kebijakan pemerintahan Orde Baru. Dari buku Aldera: Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993–1999 yang Champ baca, kehadiran LSM pada masa Orde Baru turut mengadvokasi kelompok masyarakat marginal dan tertindas. Misalnya mengadvokasi masyarakat yang rumahnya tergusur akibat keegoisan kelompok yang ingin mempertebal dompetnya.


Menurut MM Billah, kehadiran LSM di masa Orde Baru jumlahnya terus meningkat di tahun 90-an. Faktornya karena terjadi krisis ekonomi yang menghantui masyarakat. Bicara tentang kuantitas, meski di bawah rezim otoriter, LSM di Orde Baru bisa dibilang tumbuh dengan masif. Menurut artikel ilmiah dari Dewi Erowati, di tahun 97 ada 4000–7000 LSM. Setelah Orde Baru runtuh, ada 13.500 LSM di tahun 2002.

Tingginya LSM di Indonesia mensyaratkan dua kondisi. Pertama, masifnya kondisi carut-marut di Indonesia. Kedua, tingginya empati masyarakat Indonesia terhadap rakyat.

Dari potret yang terjadi di Indonesia, nggak bisa dipungkiri kalau LSM punya peran peran besar bagi masyarakat. Sebagai apresiasi terhadap peran LSM, setiap tanggal 27 Februari dirayakan Hari LSM Sedunia. Perayaan yang diusulkan pertama kali pada 17 April 2010.

Untuk merayakan Hari LSM Sedunia, yuk kita kenalan dengan tokoh dari Indonesia yang memprakarsai berdirinya LSM.

1. Munir Said Thalib



image

Sumber gambar: Neo Historia

Munir, penguasa yang mendengar namanya, barangkali akan menggigil. Munir dikenal lantang mengkritik penguasa yang bertindak semena-mena. Ia meninggal tragis karena diracun di atas udara saat perjalanannya ke Bandara. Munir meninggal pada 7 September 2004.

Munir dikenal sebagai aktivis HAM. Ia aktif dalam lembaga bantuan hukum. Kemudian pada 1998, Munir mendirikan LSM bernama KontraS (komisi untuk orang hilang dan tindak kekerasan). Di KontraS, Menuir aktif melakukan advokasi peristiwa pelanggaran HAM berat yang terjadi di Orde Baru, mulai kasus penculikan aktivis 97–98, penembakan mahasiswa Trisakti, Semanggi I dan II, Talangsari Lampung 1989, dan kasus lainnya.

2. Rafendi Djamin



image

Sumber gambar: SoundCloud

Tanah Minang seperti tak kehabisan intelektual berdarah kritis. Sebut saja Tan Malaka dan Moh. Hatta sebagai tokoh bangsa yang aktif melawan penindasan dengan gagasan cemerlangnya. Selain dua nama itu, ada juga tokoh dari Minang yang kritis, dia bernama Rafendi Djamin yang lahir di Padang pada 7 November 1957.

Sama seperti Munir, Rafendi Djamin dikenal aktif menyuarakan isu HAM. Rafendi Djamin mendirikan Human Rights Working Group, lembaga koalisi NGO yang membantu advokasi kampanye HAM di tingkat nasional dan internasional. Rafendi Djamin pernah mengusut kasus pelanggaran HAM seperti pembunuhan Munir dan Semanggi I.

3. Aryanti Rosihan Yacub



image

Sumber gambar: LinkedIn Aryanti Rosihan Yacub

Stigma menjadi persoalan akut yang menghinggapi orang Indonesia. Selain stigma etnisitas, stigma kepada down syndrome menjadi masalah besar yang terjadi. Karenanya, Aryanti Rosihan Yacub mendirikan ISDI (Ikatan Sindroma Down Indonesia) pada 21 April 1999. ISDI bertujuan menghapus stigma kepada down syndrome di Indonesia.

Saat mendirikan ISDI, Aryanti Rosihan Yacub mengalami gejolak diri, sebelum memantapkan dirinya. Cikal berdirinya ISDI berasal dari pengalamannya yang sempat mengalami tekanan karena mengetahui anak ketiganya mengalami down syndrome. Ketika anaknya bersekolah, dia terpikirkan untuk mendirikan wadah bagi anak-anak down syndrome.

4. Veronica Colondam



image

Sumber gambar: YCAB Foundation

Veronica Colondam memiliki perhatian terhadap permasalahan anak-anak. Perempuan yang lahir 1972 ini mendirikan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) di tahun 1999. YCAB bergerak untuk anak-anak dalam memberikan akses terhadap pendidikan dan bantuan ekonomi.

Perjuangan Veronica Colondam untuk kelayakan hidup anak, ditunjukkan juga dengan mendirikan program Rumah Belajar di tahun 2003. Rumah Belajar dikhususkan pada anak kurang mampu untuk bisa mengakses pendidikan gratis.

Empat nama yang Champ sebutkan, masih segelintir orang yang aktif terhadap perjalanan LSM di Indonesia. Bisa dibilang, LSM di Indonesia terus berinovasi dalam memberdayakan dan mengadvokasi masyarakat. Di era digital saat ini, LSM mulai melakukan aktivisme di ruang digital.

Salah satu ruang digital yang menjadi tempat LSM memberdayakan dan mengedukasi masyarakat adalah Campaign. Bersama Campaign ada ratusan LSM yang berkolaborasi dengan kami. Ada WWF yang berkolaborasi untuk kampanye #BeliyangBaik, #30clapschallenge, dan #DoubleTigers.

Selain WWF ada juga Project Child Indonesia yang aktif berkolaborasi dengan Campaign untuk isu lingkungan. Ada kampanye #EveryoneCanDoGood dan #sayaecoconscious.

Yuk, terus dukung pergarakan kemanusiaan di ruang digital dengan ikut Challenge Bersama Mama Bertha Robeka Pepuho Bantu Perempuan Sentani Bangun Bisnis. Dengan menyelesaikan aksinya, kamu membuka donasi Rp25 ribu yang didanai SCash Global dan Yayasan Dunia Lebih Baik. Donasi akan digunakan Mama Bertha Robeka untuk pengembangan UMKM-nya. Mari bantu UMKM perempuan Sentani sekarang juga!



Referensi:

https://peradi.id/mengenang-munir-membumikan-keberanian-advokat/#:~:text=Munir%20mulai%20menapaki%20kiprahnya%20dalam,Tindak%20Kekerasan)%20pada%20Maret%201998.

https://www.lp3es.or.id/2022/10/14/mencari-jalan-arah-pergerakan-masyarakat-sipil/

https://m.jpnn.com/news/perjuangan-aryanti-r-yacub-memimpin-ikatan-sindroma-down-indonesia

Erowati, Dewi. tanpa tahun. LSM dan Negara (Studi Komperatif Hubungan LSM dan Negara Era Orde Baru dan Pasca Orde Baru dalam Menggagas Pemilu yang Demokratis/Pemilu 1999.

Prosiding Seminar SMERU. 2000. Wawasan Tentang LSM Indonesia: Sejarah, Perkembangan, serta Prospeknya

Wibisana, Teddy.,Pujalaksana, Nanang., Wiratama Rahadi T. 2022. Aldera: Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993–1999. Jakarta: Kompas



heart

Hearts

heart

Komentar

Komentar

Done
Download aplikasi Campaign #ForABetterWorld untuk dunia yang lebih baik
Tingkatkan dampak sosialmu dan mari mengubah dunia bersama.
img-android
img-playstore
img-barcode
img-phone
img-phone