zerostigma cover

Mendukung ruang publik yang inklusif dan bermakna bagi orang dengan gender & seksualitas minoritas

Orang dengan gender dan seksualitas minoritas tidak mudah hidup dan tinggal di Indonesia. Konsorsium Crisis Response Mechanism (CRM, 2022), mencatatkan setidaknya terjadi 143 (seratus empat puluh tiga) tindak persekusi yang dialami oleh minoritas gender dan seksualitas di Indonesia sepanjang 2021 hingga September 2022. Data tersebut cukup menunjukkan telah terjadi secara eksponensial peningkatan kasus kekerasan dari tahun-tahun sebelumnya, tindak kekerasan yang dialami, baik verbal maupun fisik, tindak persekusi, serta kriminalisasi yang dihadapi dan dialami langsung oleh individu-individu dengan minoritas gender dan seksualitas di Indonesia. Stigma negatif yang dialamatkan terhadap keragaman gender dan seksualitas, kini telah menjauhkan dan meminggirkan peran, kesempatan, serta akses mereka dari ruang publik yang setara. Stigma negatif tersebut berakibat pada hak-hak dasar individu dan kelompok minoritas gender dan seksualitas dalam ruang pendidikan, sosial dan pekerjaan yang semakin terabaikan dan termarjinalkan.  Dalam rangka merespon persoalan ini, SOFI Inisiatif Muda Indonesia meluncurkan sebuah inisiatif kampanye sosial bertajuk “Zero-Stigma”, dengan tujuan untuk mendukung hadirnya sebuah ruang publik yang inklusif terhadap orang-orang gender dan seksualitas minoritas, sehingga mereka dapat melakukan partisipasi yang bermakna dalam kesetaraan dan kemanusiaan. 
2 passed · 2 applicantsUpdated: May 20, 2026

📝 These results are preliminary and will be reviewed and verified by our AI-supported Trust & Safety team.

Passed

Zero Stigma, Bersama Mengurai Makna

217/100

1,240

Started

217

Verified

Passed

Zero Stigma, Mengurai Makna Bersama SOFI Institute

149/100

379

Started

149

Verified