#ForChangeID

Campaign News: Deddy Corbuzier Bahas LGBT di Podcast, Ada Apa, Ya?

profile

campaign

Update

14 Mei 2022

Hai, Changemakers!

Akhir-akhir ini lagi rame pembahasan tentang salah satu episode podcast Deddy Corbuzier, nih! Bener banget, maksud Champ itu episode yang mengundang Ragil Mahardika, seorang content creator yang orientasi seksualnya termasuk LGBT. 


Ternyata, banyak masyarakat yang menyuarakan keberatannya terhadap isi konten dari episode yang kali ini. Konten episode ini dinilai nggak memiliki nilai edukasi dan bertentangan dengan pandangan yang dipegang oleh mayoritas masyarakat Indonesia terhadap stigma LGBT. Bahkan, video ini juga dianggap ‘mempromosikan’ gaya hidup LGBT.


Tapi, emangnya begitu ya? 


image

Foto diambil dari Suara.com

Cerita dari Ragil dan pasangannya

Di dalam episode yang berjudul "TUTORIAL JADI G4Y DI INDO‼️= PINDAH KE JERMAN (tonton sblm ngamuk) RAGIL AND FRED -Podcast", Ragil menceritakan jalan kehidupannya sebagai seseorang yang berorientasi seksual gay, sampai Ia berpindah kewarganegaraan ke Jerman dan menikah dengan seorang laki-laki di sana. Dalam podcast ini, Ragil menceritakan kehidupannya bersama suaminya sebagai pasangan homoseksual.


Mungkin yang harus Champ garis bawahi, adalah Ragil hanya menceritakan dan menyediakan cerita hidupnya sebagai bahan diskusi dengan Deddy Corbuzier, dan penonton juga didorong agar bisa mendengarkan cerita jalan kehidupan Ragil secara lengkap dan tanggap, sebelum mengkritisinya.



Ujung cerita

Namun, bagaimanapun, podcast ini tetap menimbulkan kontroversi di masyarakat yang menganggap cerita Ragil nggak sepantasnya disebarkan di masyarakat. 


Akhirnya, episode podcast ini dihapuskan dari kanal Deddy Corbuzier. Deddy Corbuzier kemudian menyampaikan klarifikasinya terhadap video tersebut melalui akun Instagramnya:


image

Sementara Ragil sendiri juga menyampaikan klarifikasinya:


image

Kenapa Masyarakat Indonesia Cenderung Sensitif terhadap Isu LGBT?


Sebuah riset yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting pada tahun 2017 menyebutkan kalau sebanyak 41.1% responden Indonesia menyatakan kalau LGBT nggak punya hak untuk hidup di Indonesia. Sementara riset Tirto dan Jakpat pada tahun 2019 menemukan kalau dari 1.005 orang Indonesia yang disurvei, sebanyak 55.72% responden menyebutkan, LGBT adalah perbuatan yang “salah”, dibandingkan dengan 35.92% responden yang menyebut kalau LGBT memiliki hak untuk hidup di Indonesia. Sebanyak 48,66% responden juga menganggap kalau komunitas LGBT butuh tindakan medis.


Dalam riset Tirto, ditemukan kalau masyarakat Indonesia masih melihat fenomena LGBT sebagai fenomena yang menyimpang dan nggak sesuai dengan ajaran agama. Riset Tirto juga menemukan kalau masyarakat Indonesia melihat LGBT sebagai penyakit sosial yang bisa disembuhkan. Terakhir, riset ini menemukan kalau responden yang memiliki anggota keluarga yang diketahui LGBT memiliki pandangan yang lebih positif terhadap fenomena ini: responden-responden tersebut cenderung berpendapat kalau LGBT memiliki hak untuk hidup di Indonesia dan perlu dilindungi hak-haknya oleh pemerintah. 




Apa yang harus kita lakukan?

Hmm, sebenarnya, Champ harus mengakui kalau judul dari podcast tersebut membentuk opini tertentu terhadap isi podcast yang sebenarnya hanya cerita Ragil tanpa maksud mempromosikan LGBT. 


Dari isi podcast serta klarifikasi Deddy Corbuzier dan Ragil pun, kelihatan kalau mereka hanya membahas fenomena LGBT yang ada melalui cerita jalan hidup Ragil. 


Apabila disimpulkan dari riset Tirto yang menyebut kalau responden cenderung lebih memahami LGBT karena memiliki anggota keluarga yang diketahui LGBT, bisa dilihat kalau cerita-cerita dari anggota LGBT terkadang dibutuhkan agar membantu masyarakat menjadi lebih memahami fenomena ini sendiri sebelum menentukan sikapnya.


Jadi, apa yang harus kita lakukan? Semuanya berbalik lagi ke opinimu, Changemakers! Tapi, pastikan opinimu dibentuk, setelah mendengarkan dan memahami cerita Ragil dan para anggota komunitas LGBT lainnya, ya. Kuncinya adalah pahami dulu! 😉


Changemakers, menurutmu gimana? Sharing opinimu di kolom komentar, ya, dan ingat buat selalu saling menghormati dalam mengemukakan opinimu.



Referensi

https://www.bbc.com/indonesia/trensosial-61389820

https://tirto.id/tanggapan-ragil-mahardika-usai-podcast-deddy-corbuzier-dihapus-grWf 

https://amp.tirto.id/pandangan-terhadap-lgbt-masih-soal-penyakit-sosial-dan-agama-edju



2 Komentar

Done
heart

18 Hearts

heart

2 Komentar